Isra Mi’raj Merupakan Peristiwa Robbaniah Supra Rasional

Perjalanan yang diskenario dan dikendalikan oleh Allah SWT bagi hamba pilihanNya, penghulu para nabi, serta Rasul yang mulia, Sayyidina Muhammad SAW merupakan sebagai cara Allah SWT memuliakan hambaNya yang mulia dan dimuliakan.

Isro Mi’raj sekaligus sebagai penegasan keteguhan spirit perjuangan para pendakwah dan simbol kebangkitan umat sang pengemban amanat risalah nabi  dalam rangka kejayaan al-Islam yang Rahmatan lil’alamin.

Menjelang Isro Mi’raj, Nabi Muhammad SAW mengalami Tiga kejadian; (1) al-muqotho’ah (pemboikotan) orang-orang kafir Mekkah terhadap Bani Hasyim (keluarga besar Nabi Muhammad SAW), (2) Wafatnya sayyidah Khodijah ra, (3) wafatnya  paman beliau Abu Tholib.

Ketiga kejadian tersebut sempat membuat Nabi saw gundah gulana. Oleh karenanya, Allah SWT memperlihatkan keagunganNya dengan menampakkan keMaha-HebatanNya serta membuktikan keMaha KekuasaanNya dalam peristiwa Isro Mi’raj, sehingga Nabi Muhammad SAW dapat bangkit dan kembali bersemangat dalam melanjutkan bangunan al-Islam. Betapapun beratnya ujian dan besarnya rintangan yang menghadang jalan perjuangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *