Pemkot Depok Raih Rekor Opini WTP 8 Kali Berturut-turut

MohammadIdris.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali menorehkan prestasi dengan meraih rekor Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-8 kali secara berturut-turut.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris menyampaikan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat telah memberikan penilaian objektif berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap Laporan Keuangan Perangkat Daerah (LKPD). Hal tersebut menjadi bentuk apresiasi dan penghargaan kepada pemerintah daerah serta bukti adanya transparansi dan akuntabilitas atas LKPD.

“Sekalipun ini tidak menjadi jaminan ada penyimpangan. Namun, mudah-mudahan sebagai cerminan tidak ada penyimpangan,” tutur Mohammad Idris, saat penyerahan LHP LKPD TA 2018 di kantor Perwakilan BPK Provinsi Jawa Barat, Bandung, Selasa (28/05/2019).

Dirinya menyebutkan, hasil yang diperoleh berkat kerja keras seluruh Perangkat Daerah (PD) di Kota Depok.

“Semoga dengan raihan opini WTP ini menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi dalam pengelolaan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Termasuk informasi keuangan yang dihasilkan dapat lebih komprehensif, transparan serta akuntabel,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Nina Suzana mengatakan, pihaknya selaku koordinatir terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap laporan yang diberikan Perangkat Daerah.

“Jika terdapat ketidaksesuaian, kami minta PD untuk segera melakukan perbaikan. Banyak faktor yang dinilai, salah satunya ketepatan penyampaian laporan. Semoga prestasi ini dapat dipertahankan, karena setiap tahunnya pemeriksaan akan lebih mendalam,” tukasnya.

Perlu diketahui prestasi Kota Depok mendapatkan opini WTP ke-8 kali merupakan capaian tertinggi dibandingkan dengan beberapa kota lain di Jawa Barat (Jabar), seperti Kota Cimahi (6 kali), Kabupaten Bogor, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Bekasi (4 kali), serta Kota Tasikmalaya (3 kali).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *