Bantu Permodalan WUB, Idris Negoisasi dengan Bank Beri Suku Bunga Rendah

mohammadidris.id – Wali Kota Depok, Mohammad Idris berkomitmen terus mendukung usaha mikro kecil menengah (UMKM) agar semakin tangguh dan berkembang.

Komitmen tersebut dapat dilihat melalui berbagai pelatihan, hingga membantu permodalan bagi para UMKM, khususnya bagi para Wirausaha Baru (WUB) Kota Depok.

“Tahun ini ada dana Rp1,8 miliar untuk subsidi bunga gratis APBD yang bayar kalau WUB mau Kredit Usaha Rakyat (KUR),” kata Kyai Idris, sapaan Wali Kota Depok, usai Acara Koordinasi dan Sinkronasi Pelaku Usaha Mikro Tahun 2024 di Aula Kantor Kecamatan Sawangan, Rabu (07/02/2024).

Dia menyebut, Pemkot Depok akan melakukan negoisasi ke bank yang dapat memberikan bunga rendah untuk merealisasikan upaya ini.

“Kita akan negosiasi ke bank yang mau memberikan bunga rendah, akan kita lelang bagi yang berikan bunga rendah akan kerja sama, bunganya kami yang tanggung dari APBD,” jelas Kyai Idris.

Selain itu juga, ujarnya, Pemkot Depok akan terus melakukan pembinaan dalam pembuatan kemasan (packaging) hingga pemasaran produk.

“Tahun 2025 akan membuat cloud kitchen, sistem digital pemasaran produk orang Depok ke seluruh dunia,” lanjutnya.

Untuk strategi pemasaran offline, dia mengaku sudah ada di beberapa tempat untuk memasarkan produk UMKM.

Menurut Kyai Idris, saat ini pihaknya juga sedang mengumpulkan aset pemerintah untuk dijadikan potensi dalam mengembangkan produk UMKM.

“Misal Bojongsari, dan Sawangan kekuatan penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dari UMKM-nya, maka harus diintervensi bagaimana meningkat mereka (pelaku usaha) jadi pengusaha baru yang bisa meningkatkan omzet dan memberdayakan dan meningkatkan tingkat ekonomi,” jelasnya.

Upaya tersebut tentu menjadi salah satu lamgkah meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah.

“Misal di sini (Kecamatan Sawangan) ada tempat tadinya untuk pendidikan, kita lihat kalau pendidikan cukup, kesehatan cukup, karenanya kita alihkan untuk ekonomi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.