Berbahagia Atas Karunia Duniawi

Rasulullah saw pernah bersabda:

Barangsiapa di antara kalian yang memasuki waktu pagi hari dalam keadaan aman pada dirinya, sehat jasmaninya dan dia memiliki makanan pada hari itu, maka seolah oleh dia diberi dunia dengan berbagai kenikmatannya

Hadits ini secara umum menjelaskan faktor kebahagiaan dunia: rasa aman, badan sehat, dan uang belanja cukup; 3 faktor ini lah yang jika hari ini (pagi ini) kita rasakan, maka akan mendapatkan kebahagiaan yang luar biasa, seperti kita memiliki seisi dunia.

Duit ada, tapi sakit-sakitan, kurang lengkap bahagianya; Sehat tapi ngak ada duit, puyeng juga; Rasa aman karena punya satpam di rumah, badan seger buger, tapi hutang belum kebayar lunas, pegawai belum gajian; nggak bahagia juga ya.

Pelajaran yang bisa diambil :

  1. Agama mengakui wujudnya kebahagiaan dunia (hasanah fid dunya) dengan ukuran materi duniawi namun diraih dan didistribusikan dengan cara yang halal dan baik tentunya.
  2. Islam bukan agama ritual dan spiritual semata, karena agama kita bukan agama dogmatis dan bukan agama “pertapaan” tapi dia (islam) agama rasional dan agama yang menjunjung tinggi kehidupan material.

Agama mengajarkan ikhtiar mencari kehidupan layak, tidak boleh berpangku tangan; karena Tuhan menurunkan air hujan, tidak menurunkan emas permata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *