Hadiri Haul Mualim Sipin, Idris Sampaikan Pentingnya Meneladani Sifat Para Pendahulu

mohammadidris.id – Wali Kota Depok, Mohammad Idris bersama istri sekaligus Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok, Elly Farida, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah sekaligus Haul Mualim Sipin Bin Riang di Musala Darul Adzkar, Kelurahan/Kecamatan Pancoran Mas, Minggu (15/10/2023).

Dalam sambutannya, Wali Kota Depok, Mohammad Idris yang kerap disapa Kyai Idris menyampaikan, haul ini memiliki hakekat disamping bertujuan mengapresiasi, dan memberikan penghargaan kepada Mualim Sipin dan para tokoh pendahulu maupun yang masih hidup, juga untuk meneladani kebaikan mereka.

“Beliau harus jadi teladan jiwa kita, bukan sekadar diingat-ingat jasa beliau, jangan sekadar dipuji-puji jasa beliau yang sudah pasti dipuji dan diberikan penghargaan oleh Allah SWT, tapi yang penting adalah kita anak cucunya, termasuk saya warganya ini meneladani beliau, kegigihan beliau yang semangat menuntut ilmu sampai ke Kwitang,” katanya di sela-sela acara.

Dikatakannya, ini sesuatu yang harus diteladani oleh generasi penerusnya, artinya dalam menuntut ilmu harus memiliki kegigihan.

“Karena itu, memang yang diharapkan Allah SWT bahwa orang yang sudah meninggal itu yang dicatat Allah dan juga sekaligus sebagai catatan kebaikan buat kita adalah peninggalan-peninggalannya, di antara, peninggalannya dalam anak cucu yang saleh dan salehah,” jelasnya.

“Dalam Surat Yasin ayat 2, Allah menjelaskan bahwa kami menghidupkan kembali orang yang sudah meninggal dan juga Allah sudah mencatat dan memperhitungkan apa yang mereka persembahkan dan peninggalan-peninggalannya,” sambung Kyai Idris.

“Di sini Allah tidak mengatakan secara khusus apa peninggalan-peninggalan itu, kalau Pak Kyai pasti meninggalkan pondok pesantren dengan santrinya, ini juga menjadi bagian kebaikan sang Kyai,” ungkapnya.

Begitu juga dengan guru, peninggalannya yiatu murid-murid yang baik-baik.

“Nah ini Mualim Sipin tentunya banyak meninggalkan peninggalan-peninggalan, tadi ada berapa musala yang dulu namanya langgar dan sekarang udah jadi masjid,” ucapnya.

Tentunya semua itu terus berkembang, tidak hanya soal agama, soal kebaikan-kebaikan juga, maka setiap umat muslim diminta oleh Allah SWT untuk berkarya dan bekerja agar nantinya meninggalkan kebaikan untuk generasi selanjutnya.

“Mudah-mudahan acara haul ini juga bagian daripada upaya kita meneladani almarhum Mualim Sipin dan juga kita akan terpacu, termotivasi, terdorong untuk meneladani beliau dan murid-muridnya,” tutup Kyai Idris.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.