Idris Ajak Lembaga Pendidikan Cegah LGBT

mohammadidris.id – Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) dapat dicegah dengan penguatan lembaga pendidikan. Termasuk memberikan edukasi kepada anak sejak usia dini.

“Lembaga pendidikan harus melakukan langkah konkret. Jadi tidak sekadar wacana LGBT, contohnya bisa melalui kegiatan parenting,” kata Idris saat menjadi Keynote Speaker Special Webinar for Parents say no to LGBT di acara 20th Lentera Insan Group, Sabtu (30/07/2022).

Lanjut Idris, permasalahan LGBT ini harus diselesaikan bersama-sama.
Oleh karena itu, dirinya mengajak seluruh lembaga pendidikan dapat bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk mengimplementasikan say no to LGBT.

Dikatakan Idris, sejumlah upaya pencegahan LGBT sudah dilakukan Pemkot Depok. Seperti memperkuat fungsi Ketahanan Keluarga yang telah dibuat Peraturan Daerah (Perda).

Selain itu ada juga Perda Kota Layak Anak (KLA) dan yang terbaru Perda Kepemudaan,” kata Idris.

Tak hanya itu, sambung dia, Pemkot Depok juga telah membentuk pusat pembelajaran keluarga atau Puspaga, layanan konsultasi masalah anak dan keluarga oleh psikolog dan konselor secara gratis. Serta pembentukan forum KLA.

Dikatakan Idris, Pemkot Depok juga memiliki sekolah pranikah bagi calon pengantin dan juga generasi berencana. Menurutnya, generasi berencana ini fungsinya memberikan penyuluhan-penyuluhan kepada teman sebaya seputar ketahanan keluarga.

“Orang tua juga harus mampu menjelaskan tentang pendidikan seks di saat tepat ke anak-anak, sehingga tidak mencari tahu sendiri dan mendapat pemahaman yang salah,” tutur Idris.

“Nantinya anak-anak akan menjadi pemimpin bangsa. Mari bersama-sama mempersiapkan dari sisi pendidikan, moral, etika maupun pergaulan. Mudah-mudahan Kota Depok dan semua terbebas dari lingkungan LGBT,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *