Idris: Bukan Aib, Wabah Corona Harus Ditangani Bersama

mohammadidris.id-Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengimbau kepada masyarakat tidak mencela korban korban yang terjangkit Coronavirus atau Covid-19. Sebaliknya, Corona adalah wabah yang harus ditangani bersama.

“Saudaraku, Corona bukanlah aib, bukanlah sesuatu hal yang tercela, tetapi ia wabah yang harus kita tangani secara kolektif,” kata Mohammad Idris pada akun media sosial Facebook resminya yang dikutip, Rabu (18/03/20).

Dia pun mengajak masyarakat mendoakan korban yang terserang Corona. Begitu pula, imbuhnya, bagi korban yang sudah dinyatakan sembuh dari Corona agar tidak disudutkan.

“Saudara sekalian, orang dengan positif Covid-19 adalah saudara kita yang terserang wabah sebagai musibah.
Kalau ada yang sudah sembuh, Alhamdulillah, mereka adalah saudara kita yang bisa hidup bersama di tengah-tengah masyarakat. Dan tentunya kita doakan, untuk yang masih terbaring sakit, dan mudah-mudahan mereka akan bisa kembali ke masyarakat,” jelasnya.

Mohammad Idris menegaskan, hal lain yang menjadi sangat penting dalam mencegah penularan Corona adalah laporan dari warga terkait gejala virus tersebut. Masyarakat bisa melaporkan jika ada gejala terkena Covid-19 melalui call center 119 atau 112.

“Saya ulangi call center 119 atau 112, Ini sangat penting dalam membantu pencegahan penularan yang lebih meluas. Laporkan juga jika mendapati orang sekitar memiliki gejala Corona, bantulah mereka dengan melaporkan situasi tersebut,” terangnya.

Idris menyebut hikmah di balik menyebarnya virus Corona ini. Salah satunya agar kebersamaan warga tetap terjalin.

“Akhirnya harus kita sadari ada hikmah di balik musibah. Kebersamaan kita sebagai warga kota harus selalu kita jaga, terutama dalam posisi saat ini,” katanya.

Idris juga meminta masyarakat tidak saling menyalahkan dalam kasus penyebaran virus Corona ini. “Menyalahkan satu sama lain tidak akan memperbaiki keadaan, mari kita kerja sama dalam kebersamaan dan kebersihan hati. Semoga kita semua dilindungi oleh Allah SWT dari segala marabahaya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *