Idris Harap Duta Pariwisata dan Ekraf 2023 Promosikan Potensi Kota Depok 

mohammadidris.id – Wali Kota Depok, Mohammad Idris yang akrab disapa Kyai Idris mengatakan, ajang pemilihan Duta Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Abang Mpok Depok Tahun 2023, menjadi salah satu bentuk pemasaran sektor pariwisata atau Marketing Tourism di Kota Depok.

Maka dari itu, dirinya berharap para Duta Pariwisata dan Ekraf dari ajang ini, dapat mempromosikan Kota Depok sebagai pilihan destinasi wisata menarik bagi masyarakat Indonesia melalui kampanye pemasarannya.

Demikian disampikan oleh Wali Kota Depok, Kyai Idris saat memberikan sambutan di acara Grand Final Pemilihan Duta Pariwisata dan Ekraf Abang Mpok Kota Depok 2023 di Aula Lantai 10, Gedung Dibaleka II, Balai Kota Depok, Sabtu (16/09/2023) malam.

“Jadi pesan kami kepada Duta Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, bisa menjadi salah satu pelaksana, menjadi salah satu bentuk Marketing Tourism, agar ajang Abang Mpok ini sebagai duta pariwisata tidak hanya sekadar hal-hal yang sifatnya fisikal,” kata Kyai Idris.

“Tetapi juga memiliki integritas, kecerdasan, jiwa sosial, bakat dan juga intuisi yang tajam, inovasi yang luar biasa, serta juga berwawasan, khusus tentang ke pariwisataan, kebudayan dan ekraf di Kota Depok,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kyai Idris menuturkan, Kota Depok memiliki berbagai potensi sehingga mewakili Indonesia pada Ajang Kota Kreatif UNESCO di bidang media arts.

Menurutnya, potensi yang dimiliki Kota Depok tersebut harus dibanggakan dan terus disosialisasikan kepada masyarakat luas.

“Potensi yang di miliki Kota Depok ini harus kita banggakan dan terus kita sosialisasikan. InsyaAllah di bulan depan diumumkan pantas tidaknya Kota Depok menjadi juara maupun sebagai kota yang membanggakan dari sisi media art,” ucapnya.

Potensi pertama, sambung Kyai Idris, yaitu Kota Depok mempunyai Dewan Kota Cerdas dan

Komite Ekonomi Kreatif.

“Kita punya daerah atau menjadi salah satu daerah yang mempunyai startup terbanyak se-Indonesia, 39,59 persen, yaitu masyarakat industri kreatif Indonesia,” ujarnya.

“Mungkin banyak yang belum tahu kita punya banyak produk digital nasional dan internasional, yang ternyata berasal dari Kota Depok, misalnya saja Flip.id yaitu layanan transfer uang fintech tanpa biaya administrasi, itu dari Depok ternyata,” beber Kyai Idris.

Ada juga Propertree, layanan investasi properti, kemudian ada Mikro Pertanian, ada Agri Farm (kayu manis), ada Cook Pad resep makanan dan startapp lainnya yang berjumlah hampir 300-an startup di Kota Depok.

“Ini anak-anak muda kita, dan kita ternyata juga punya suatu tempat yang dipercaya oleh dunia atau UNESCO untuk menjadi semacam penilai bagi kota-kota di dunia kalau ingin pentas dalan bidang robotik, yaitu Madrasah TechnoNatura, ini adanya di Cimanggis, Kota Depok, ini juga sesuatu yang kita banggakan,” terangnya.

Selanjutnya, ujar Kyai Idris, Kota Depok juga memiliki program inkubasi dan akselerasi startup yang dilakukan oleh universiatas dan komunitas, ada UI, UPN, dan lain-lain.

“Festival-festival besar di tingkat lokal, nasional dan internasional, fasilitas ruang budaya untuk mendukung sosialisasi ekonomi kreatif dan digital, serta yang lainnya,” jelasnya.

Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berharap kepada para finalis Duta Pariwisata dan Ekraf agar terus meningkatkan kapasitas dirinya untuk mempromosikan potensi-potensi yang dimiliki Kota Depok.

“Jangan merasa puas, kalau sudah terpilih sebagai Abang Mpok Kota Depok, dan sebaliknya yang belum terpilih tidak boleh berputus asa, kita harus menjadi pembelajar di dalam kehidupan,” tutup Kyai Idris.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.