Idris Keluarkan Keputusan Perpanjangan Ketiga PPKM Level 1 di Depok

mohammadidris.id – Pemerintah masih menetapkan status wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada level 1 selama masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kali ini.

Penetapan ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 38 Tahun 2022, yang berlaku efektif pada 2 hingga 15 Agustus 2022. Menindaklanjuti Inmendagri tersebut, Wali Kota Depok, Mohammad Idris pun mengeluarkan Keputusan Wali Kota Depok Nomor: 443/387/Kpts/Satgas/Huk/2022 tentang Perpanjangan Ketiga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 1 Corona Virus Disease 2019.

“Perpanjangan ketiga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 1 Corona Virus Disease 2019 terhitung mulai tanggal 2 Agustus 2022 sampai dengan tanggal 15 Agustus 2022,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris dalam surat keputusan tersebut dikutip Kamis (04/08/2022).

Dalam perpanjangan PPKM level 1 di Kota Depok ini masih membatasi mobilitas warga, dan dilaksanakan Gerakan Jaga Kampung Kita (JAGA KAKI) pada tingkat Rukun Tetangga (RT). Dan Kampung Siaga Tangguh Jaya (KSTJ), dengan mengarahkan sumber daya Satuan Tugas Kecamatan dan Tim Pengawas Kecamatan, Satuan Tugas Keurahan bersama TNI-Polri. Serta terpadu dengan Satuan Tugas KSTJ/RT/RW, melakukan upaya pencegahan dan penanganan langsung di wilayah RT.

Selain itu, pada PPKM level 1 dalam pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan (sekolah), dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Nomor:01/KB/2022, Nomor 408 Tahun 2022, Nomor 408 Tahun 2022, Nomor: HK.01.08/MENKES/1140/2022, Nomor 420-1026 Tahun 2022 tentang Panduan Penyelenggaran Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dan Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 7 Tahun 2022 tentang Diskreasi Pelaksanaan Keputusan Bersama 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona Disease 2019 (Covid-19).

Selanjutnya pada kegiatan atau aktivitas di supermarket, hypermarket, midi market, mini market, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari, dalam PPKM level 1 kapasitas pengunjung 100 persen. Meski demikian, untuk supermarket dan hypermarket wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi yang sudah dimulai sejak tanggal 14 September 2021. Hanya pengunjung dengan kategori hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk, kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan.

Pada kegiatan atau aktivitas di restoran atau rumah makan, kafe dengan lokasi yang berada dalam gedung atau toko, area terbuka yang berada di lokasi sendiri maupun pada pusat perbelanjaan atau mal, diizinkan buka dengan ketentuan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 22.00 WIB. Kapasitas maksimal 100 persen dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai.

Lalu, restoran atau rumah makan, kafe dengan jam operasional dimulai dari malam hari, dapat beroperasi dengan protokol kesehatan yang ketat. Jam operasional pukul 18.00 WIB sampai dengan maksimal pukul 02.00 WIB. Kapasitas maksimal 100 persen dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.