Idris: Mereka yang Sombong Karena Tidak Mau Berdoa

mohammadidris.id – Wali Kota Depok, Mohammad Idris menjadi Khatib Salat Jumat di Masjid Al-Mukhlasin Jalan Abdul Wahab RT 02 RW 06 Kelurahan/Kecamatan Sawangan, Jumat (24/06/2022). Pada kesemapatan tersebut, Idris menyampaikan keutamaan berdoa kepada Allah SWT.

Idris mengatakan, seperti yang ditegaskan oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya, doa adalah ibadah. Doa juga menjadi otaknya ibadah.

“Rasulullah SAW menyampaikan firman Allah SWT dalam Surat Al-Mu’min Ayat 60 yang berbunyi, berdoalah kepada-Ku niscaya akan Ku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahku akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina dina,” tutur Idris.

Dikatakannya, mengutip dari para ulama bahwa Allah SWT sangat murka kepada hamba-Nya yang pelit berdoa. Yang tidak membagi waktunya untuk meminta kepada Allah SWT, dan perkataan ini berdasarkan firman Allah SWT.

“Mereka yang dikatakan sombong kepada Allah SWT karena mereka tidak mau berdoa kepada Allah SWT,” ujarnya.

Idris menuturkan, doa bisa menghias sebagai ibadah itu sendiri. Doa merupakan komitmen tekad keinginan setiap individu bahwa ingin menjadi seperti itu.

“Ketika kita berdoa meminta kepada Allah husnul khatimah kita bertekad ingin mendapatkan husnul khatimah. Kita ingin taubat nasuha sebelum kematian datang,” tutur Idris.

Idris mengatakan, berdoa kepada Allah agar kehidupan duniawi diperbaiki. Karena setiap orang tidak boleh hanya mengandalkan takdir, tidak boleh meminta rizki tanpa ada ikhtiar.

“Kita harus memperbaiki cara kehidupan duniawi kita, meskipun rizki sudah disiapkan oleh Allah SWT sepanjang usia kita. Rejeki kita tidak akan habis sampai ajal kita datang, namun sepanjang usia kita harus ikhtiar usaha-usaha untuk memperbaiki duniawi kita,” jelasnya.

Selain itu, Idris berpesan juga agar berdoa untuk memperbaiki kehidupan rohani. Bekal kehidupan akhirat yang merupakan kehidupan yang hakiki, abadi bukan sekedar 10 kali lipat dari lama dan panjangya kehiduan di dunia.

“Tapi jutaan kali lipat panjangnya kehidupan kita di akhirat dan Allah SWT tidak mengembalikan kita ketika kita sudah masuk ke dalam kehidupan akhirat,” tandas Idris.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *