Idris: PSBB Diperpanjang, Kota Depok Intensifkan Pengawasan di Dalam Kota

mohammadidris.id-Masa pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah diperpanjang sejak tanggal 29 April hingga 12 Mei 2020. Perpanjangan kebijakan tersebut dilakukan untuk memaksimalkan upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Depok.

“Sebelumnya PSBB tahap pertana digelar pada tanggal 14-28 April 2020. Lalu pada tahap kedua ini, strategi yang diambil saat masa perpanjangan PSBB akan lebih mengintensifkan pengawasan di dalam kota dan lingkungan warga,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris di Balai Kota Depok, Kamis (30/04/2020).

Dengan demikian, ucap Mohammad Idris, terdapat realokasi beberapa personel dari masing-masing Check Point yang saat ini berjaga di wilayah perbatasan. Hal tersebut guna memperkuat petugas di dalam kota dalam mengawasi pelaksanaan seluruh peraturan dan protokol PSBB.

Menurutnya, PSBB tahap dua ini masih merujuk pada regulasi yang sama. Yakni Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat (Jabar) Nomor 27 tahun 2020 tentang pedoman pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Daerah Kabupaten Bogor, Daerah Kota Bogor, Daerah Kota Depok, Daerah Kabupaten Bekasi, dan Daerah Kota Bekasi.

Selain juga, pada Peraturan Wali Kota Depok nomor tahun 2020 tentang pelaksanaan PSBB dalam penanganan Covid-19 di Kota Depok.

Selain itu, Mohammad Idris yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Depok ini menyampaikan perkembangan terbaru Coronavirus. Untuk hari ini, Orang Tanpa Gejala (OTG) mencapai 863 jiwa, dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 1.713 jiwa. Sedangkan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) tinggal 726 jiwa.

“Untuk kasus konfirmasi tercatat sebanyak 287 jiwa, sembuh ada 43 orang, serta yang meninggal 18 jiwa,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *