Idris Tetapkan Status Tanggap Darurat Corona 73 Hari

mohammadidris.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus melakukan berbagai upaya dalam mencegah penyebaran Coronavirus atau Covid-19. Salah satunya dengan menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 selama 73 hari.

“Kami telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana sejak 18 Maret hingga 29 Mei mendatang,” jelas Wali Kota Depok Mohammad Idris saat menyampaikan perkembangan terkini Covid-19 di Kota Depok, Minggu (22/03/2020).

Dia mengatakan, demi memaksimalkan penanganan kasus terkonfirmasi Coronavirus atau Covid-19, Pemkot Depok tidak hanya memfungsikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok sebagai rumah sakit rujukan untuk  kasus ringan dan sedang. Karena, pihaknya juga melakukan koordinasi intensif dengan Rumah Sakit Universitas Indonesia (RS UI) yang akan menjadi RS untuk penanganan Covid-19.

Selanjutnya, pihaknya juga terus melakukan penyemprotan disinfektan ke 51 titik di fasilitas publik secara masif. Serta mengadakan sosialisasi secara mobile di seluruh wilayah Kota Depok.

“Kami juga akan menyiapkan Rapid Test Corona untuk kasus pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) serta warga yang harus mendapatkan prioritas, sesuai jadwal yang akan kita tentukan,” jelasnya.

Mohammad Idris menambahkan, untuk pemenuhan kebutuhan dalam penanganan Covid-19, pihaknya telah menganggarakan Rp 20 miliar. Dana tersebut berasal dari anggaran Biaya Tidak Terduga (BTT).

“Semoga seluruh upaya yang dilakukan Pemkot Depok dapat maksimal dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *