Idris Ungkap Nilai Strategis dalam Porpemda: Kita Butuh Kesehatan Fisik, Mental, dan Spiritual

mohammadidris.id – Wali Kota Depok, Mohammad Idris melepas Kontingen Kota Depok untuk mengikuti Pekan Olahraga Pemerintah Daerah (Porpemda) XV dan Kompetisi Olahraga Tradisional tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar) tahun 2023.

Dalam momen tersebut, Kyai Idris, sapaan akrab Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, terdapat nilai strategis di dalam Porpemda yang bermanfaat untuk pengembangan kepribadian ASN Kota Depok khususnya.

Pertama dapat membangun silaturahmi dengan sesama aparatur lainnya yang ada di Jawa Barat (Jabar).

“Jadi harapannya kawan-kawan bertemu dengan ASN se-Jawa Barat membangun silaturahmi dan tentunya¬† kalian adalah duta ASN Kota Depok,” ucapnya saat melepas Kontingen Depok di halaman Balai Kota Depok, Senin (13/11/2023).

“Harapan kita menampilkan hal-hal, pesan-pesan yang baik kepada ASN se-Jawa Barat,” ungkapnya.

Dikatakannya, event Porpemda juga dapat meningkatkan kesadaran ASN untuk berolahraga secara teratur dan berkesinambungan.

“Kita adalah abdi negara yang siap melayani masyarakat, tentunya membutuhkan kesehatan fisik, mental dan juga spiritual,” ujar Kyai Idris.

Karena itu, sambungnya, perhelatan ini bukan sekadar ajang kumpul-kumpul semata, namun juga sebagai pengingat ASN untuk mempunyai program olahraga yang teratur dan berkesinambungan.

“Juga menanamkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam olahraga, sebab setiap jenis olahraga mempunyai nilai filosofis, misalnya pingpong itu kekuatan pengendalian emosi, buka sekadar otot, tetapi emosi kita terkendali,” tuturnya.

“Permainan sepakbola itu tentang masalah kehidupan masyarakat,

ada pemimpin dan pengikut, kalau mau jadi pemimpin yang baik jadilah anda lebih dulu menjadi pengikut yang baik, itu permainan sepakbola,” jelasnya.

“Apalagi olahraga tradisional, ini juga banyak mengandung nilai filosofis yang luar biasa,” ujarnya.

Selanjutnya, perhelatan Porpemda juga mempunyai nilai strategis untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidup ASN dan meningkatkan kedisiplinan dan solidaritas.

“Ini penting, disiplin biasanya permainan ada waktunya, sepakbola misalnya 45 menit kalau draw (seri) bisa ditambah, bisa enggak, ini mengajarkan agar kita bisa disiplin,” imbuhnya.

“Maka harapan saya menjadi sebuah renungan untuk perubahan kehidupan kita,” katanya.

Dia pun menekankan kepada Kontingen maupun ASN Kota Depok untuk menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding.

“Kalah, menang biasa yang penting kalem saja, tenang, kalah menang itu hal biasa kalau menang enggak boleh jumawa, kalau kalah tidak boleh putus asa, kita perbaiki, evaluasi dengan ikhtiar suatu hari dapat meraih prestasi,” tandasnya.

Untuk diketahui, pelepasan Kontingen Kota Depok dilakukan saat apel pagi, terdiri dari 45 atlet, 6 pelatih, 6 asisten pelatih, dan 8 official untuk mengikuti Porpemda XV tingkat Jabar di Kabupaten Kuningan.

Serta 22 atlet, 5 pelatih, dan 11 official untuk mengikuti Kompetisi Olahraga Tradisional tingkat Jabar di Kabupaten Subang.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.