Kasus Covid-19 Kota Depok Melonjak, Idris: Saling Menjaga Minimal Memakai Masker

mohammadidris.id – Situasi pandemi Covid-19 di Kota Depok mulai menunjukkan kenaikan. Data dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Depok pada Rabu (26/01/2022), terdapat penambahan 448 kasus harian positif Covid-19.

“Per 26 Januari kemarin menembus 448 kasus positif. Artinya warga kita yang terpapar per hari ada 448 orang. Jadi total positif pada saat ini dalam waktu hanya sebulan 1.680 kasus,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris melalui kanal youtube pribadinya, Kamis (27/01/2022).

Idris meminta masyarakat menyadari bahwa lonjakan kasus Covid-19 tidak hanya mengancam diri sendiri namun juga kepada orang-orang di sekitar. Minimal, ujar dia, tidak melepas masker untuk menghadapi kenaikan kasus Covid-19.

“Minimal memakai masker jangan dilepas untuk menghadapi kenaikan Covid-19, terlepas dari apapun variannya. Kita tetap harus menjaga diri dan melindungi orang-orang sekitar. Aku cinta padamu, kamu cinta padaku, itu prinsipnya,” tutur Idris.

Dikatakan Idris, pemerintah telah menetapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 di Depok pada 25–31 Januari 2022.
Hal ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 3, 2 dan level 1 Corona Virus Disease 19 di Wilayah Jawa Bali yang diterbitkan pada 24 Januari 2022.

Menurutnya, dalam PPKM level 2, segala pertemuan sudah diatur sesuai Imendagri. Seperti pertemuan hanya diperbolehkan 50 persen dari kapasitas ruangan.

“Yang jadi perhatian kita semua 5M plus 1D. Ada tambahan 1D di Kota Depok adalah Divaksin. Ayo buru-buru divaksin karena ada kesenjangan antara dosis satu dan dua,” tuturnya.

“Ini semua ikhtiar bukan berarti divaksin tidak tertular, tapi kondisinya akan lebih baik karena kita punya imunitas yang baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *