Kecam LGBT, Idris Menyayangkan Kasus Reynhard

mohammadidris.id-Wali Kota Depok, Mohammad Idris menyayangkan kasus Reynhard Sinaga, pria Indonesia yang melakukan tindakan asusila sesama jenis di Manchester, Inggris. Menurutnya, secara kehidupan sosial dan moralitas semua ajaran agama, pasti mengecam komunitas lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).

“Apalagi dengan dilakukan juga tindakan kekerasan. Jadi sangat miris dan menyayangkan kejadian asusila dan indisiplin sosial yang dilakukan oleh warga negara terpelajar ini,” katanya di Balai Kota Depok, Rabu (08/01/2020).

Lebih lanjut, ucap Mohammad Idris, adanya kasus Reynhard sebagai pelaku LGBT dinilai sebagai masalah personal dari pelaku. Terlebih Reynhard sudah menetap di Inggris dengan visa pelajar sejak tahun 2007.

“Jadi yang bersangkutan (ybs) sudah lama di luar negeri. Maka setelah kasus ini, dalam konteks hukum positif global, kami serahkan kepada hukum yang berlaku di United Kingdom (UK),” tegasnya.

Atas kasus LGBT, dia meminta Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok tetap meningkatkan upaya pencegahan dan penyebaran LGBT. Langkah tersebut dalam rangka memperkuat ketahanan keluarga dan khususnya perlindungan terhadap anak.

Selain itu juga, sambungnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok agar lebih aktif melakukan penertiban dan razia di rumah-rumah kos atau apartemen.

Perangkat Daerah terkait juga bisa membentuk Crisis Center di Depok khusus korban LGBT. Termasuk lakukan juga pendekatan┬ákepada lembaga-lembaga terkait untuk kerjasama dalam pembinaan warga, khususnya ke komunitas yang pro LGBT dengan mengatasnamakan Hak Asasi Manusia (HAM),” jelasnya.

Terakhir, Mohammad Idris berharap agar orangtua dari Reynhard yang merupakan warga Depok dapat kuat dan sabar menghadapi kasus yang menimpa anaknya tersebut. Yang pasti, ucapnya, tindakan ini tidak diinginkan oleh pihak keluarga.

“Jika di dalam konteks kekeluargaan dan kewargaan, kami berharap keluarga besar bapak Saibun Sinaga (orangtua pelaku) tetap bersabar dalam menghadapi cobaan petaka ini. Yang pasti perbuatan dan tindakan tersebut tidak diinginkan dan di luar perkiraan keluarga besar,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *