Marak Black Campaign, Idris Ajak Pendukungnya Tetap Kampanye Positif

mohammadidris.id-Calon Wali Kota Depok, Nomor Urut 2, Mohammad Idris menyampaikan, untuk tidak mudah terprovokasi terhadap dinamika politik yang sedang berlangsung. Menurutnya, seluruh pendukung dan simpatisannya harus kompak dan sabar, tetapi jangan mau kalah jika benar.

“Pilkada adalah pesta demokrasi untuk semua warga Depok, harusnya ini sebagai ajang adu gagasan, bagus-bagusan ide, bukan saling bermusuhan, sehingga terpecah belah,” tegas Mohammad Idris saat melakukan pertemuan dengan warga di Sawangan Baru, Kamis (15/10/2020).

Lebih lanjut, ucapnya, komitmen IDRIS-IMAM dalam lima tahun ke depan adalah membangun Depok bersama. Dengan demikian, Mohammad Idris berharap seluruh elemen masyarakat bisa ikut andil sekaligus merasakan pembangunan Kota Depok yang Maju, Berbudaya, dan Sejahtera.

“Saya berharap sehari setelah pasangan IDRIS-IMAM InsyaAllah diumumkan menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok, bapak dan ibu semua membuat proposal atau rencana yang relevan dengan visi, misi, dan janji kampanye kita, sehingga usulan dari bapak dan ibu nantinya akan kita masukkan pada RPJMD (Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah),” jelasnya.

Mohammad Idris mengatakan, selama memasuki masa kampanye, Pasangan Calon (Paslon) IDRIS-IMAM sering mendapat perlakuan yang tidak bertanggung jawab. Seperti media kampanye IDRIS-IMAM yang dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan juga mendapatkan fitnah yang tidak terbukti.

“Saya mendapatkan laporan baliho kita dirusak dengan ditutup oleh spanduk dari calon lain. Lalu kabar beredar yang kurang lebih memfitnah bahwa diri saya merupakan pengikut aliran tertentu. Ini sungguh fitnah, dan tentunya bisa diproses secara hukum. Namun kita mengedepankan persaudaraan dan kedamaian pemilu,” terangnya.

Di akhir dialognya Mohammad Idris juga mengajak masyarakat untuk berkampanye positif. Kemudian pilih kepala daerah yang benar-benar bisa menjadi panutan dan contoh yang baik untuk masyarakat di Pilkada Depok, 9 Desember mendatang.

Dikatakan Mohammad Idris, pendukung yang tidak baik merupakan contoh dari pemimpinnya yang bersikap tidak santun.

“Semua harus disikapi dengan baik dan santun, semua perbuatan tentu ada konsekuensi hukumnya. Mari kita tunjukkan keteladanan dalam Pilkada Depok tahun ini,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu warga setempat sekaligus relawan IDRIS-IMAM, Ma’mun, siap mendukung penuh paslon nomor urut 2, IDRIS-IMAM untuk memenangkan Pilkada 2020. Ma’mun juga menuturkan, akan terus mengawal pelaksanaan Pilkada di daerahnya dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

“InsyaAllah kita kawal terus pemenangan IDRIS-IMAM di daerah kita. Alhamdulillah kita sudah punya suara dari tingkat RT-RW, dan LPM yang berpihak pada IDRIS-IMAM. InsyaAllah Idris menang di wilayah kami,” tandas Ma’mun.

Dalam pertemuan Mohammad Idris dengan masyarakat turut dihadiri oleh 30 orang yang terdiri dari Ketua RT-RW, LPM, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pemuda, dan perwakilan Partai Pengusung yaitu PPP dan PKS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *