PDP Terus Bertambah, Idris Tekankan Pentingnya Sosial Distancing

mohammadidris.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali memperbarui data perkembangan Coronavirus (Covid-19) di Kota Depok. Hari ini, warga positif Corona bertambah sebanyak satu sehingga totalnya menjadi 20 orang.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, berdasarkan data terbaru yang dilansir dari Crisis Center Corona di Kota Depok, hingga Kamis 26 Maret 2020, kasus positif atau terkonfirmasi sebanyak 20 orang, sembuh empat orang dan satu orang meninggal dunia.

“Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 175 orang. Dengan rincian, yang selesai ditangani 13 orang dan masih dalam pengawasan sebanyak 162 orang,” tutur Mohammad Idris, Kamis (26/03/2020).

Dirinya menjelaskan, saat ini terdapat sembilan PDP yang meninggal dunia. Meski demikian, pasien-pasien tersebut belum bisa dinyatakan negatif atau positif Covid-19 karena masih menunggu hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.

“Perlu dipahami PDP belum bisa dinyatakan positif atau negatif Corona, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh PHEOC (Public Health Emergency Operating Center) Kemenkes RI,” jelasnya.

Sedangkan untuk orang dalam pemantauan (ODP), imbuhnya, berjumlah 649 orang. 187 orang di antaranya telah selesai ditangani dan 462 orang masih dalam pemantauan.

Mohammad Idris menambahkan, pihaknya terus berupaya melakukan sejumlah langkah dalam mencegah penyebaran Covid-19. Seperti penyemprotan disenfektan di fasilitas umum, menyediakan cairan antiseptik (hand sanitizer), dan menambah tempat cuci tangan di area publik.

“Pemkot juga melakukan penanganan terhadap kasus terkonfirmasi positif, PDP dan ODP sesuai protokol, serta mengambil langkah-langkah taktis penanganan. Selain itu, kami juga tekankan pentingnya melakukan sosial distancing (pembatasan interaksi sosial), maka masyarakat diminta tetap di rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak. Serta selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *