Poliklinik RSUD Depok Ditutup Sementara, Idris Janji Penuhi Kebutuhan APD

mohammadidris.id-Layanan poliklinik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok terpaksa ditutup sementara. Penutupan yang dimulai dari tanggal 22 Mei hingga 8 Juni 2020, menyusul adanya kabar sejumlah tenaga kesehatan (nakes) rawat jalan di RSUD Kota Depok yang terinfeksi Coronavirus (Covid-19).

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Depok, Mohammad Idris berjanji akan memenuhi kebutuhan alat pelindung diri (APD) seluruh nakes RSUD Depok setelah kembali beroperasi. Langkah ini disampaikan Mohammad Idris, jika harus dibuka lagi poliklinik untuk pelayanan kesehatan pasien non Covid-19.

”Langkah ke depan kalau benar-benar harus dibuka poliklinik untuk kebutuhan pasien. Nanti kami lengkapi semua nakes RSUD Depok dengan APD lengkap. Ini jadi pelajaran juga buat kita,” kata Mohammad Idris, Jumat (22/5/2020).

Dikatakannya, seluruh nakes yang terpapar Covid-19 saat ini sedang menjalani isolasi. Selain di RSUD Kota Depok sendiri, mereka juga dirawat di RS Citra Medika dan sebagian melakukan isolasi mandiri.

”Untuk keluarga mereka masuk dalam Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan sudah kita tracing. Kalau yang punya ibu atau orangtua tidak kita izinkan isolasi mandiri,” tegas Mohammad Idris.

Namun begitu, ada juga beberapa nakes yang memilih isolasi mandiri. Isolasi mandiri diberikan jika kondisi yang bersangkutan memungkinkan.

”Perawat yang terpapar kita lihat rumahnya, keluarganya. Kalau mungkin untuk isolasi rumah ya kita kasih. Namun kita enggak sembarangan juga untuk ngasih izin isolasi mandiri,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *